Adapunciri-ciri cerita fabel adalah: Berisi cerita dongeng yang bersifat fiktif; Tokoh yang diceritakan berupa hewan dan/atau tumbuhan; Watak tokoh yang diceritakan mempunyai karakter seperti manusia; Gaya penulisannya menggunakan sudut pandang orang ketiga; Umumnya menggunakan latar tempat di alam, seperti sungai, hutan, atau kolam. Ciriciri Cerita Fabel. Tokoh dalam cerita fabel adalah binatang. Watak tokoh yang digambarkan ada yang baik dan ada yang buruk. Cerita fabel memiliki alur maju. Latar yang digunakan adalah latar alam (sungai, hutan, kolam, dan lain-lain). Mengandung amanat atau pesan moral. Terdapat rankaian peristiwa yang menunjukkan kejadian sebab-akibat. Tag cerita fabel 6 tokoh hewan. Fabel Adalah. Oleh Guru Pendidikan Diposting pada November 10, 2021. SeputarIlmu.Com - Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Fabel. Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Fabel? Simak penjelasan [] Misalnya tokoh hewan dalam fabel memiliki karakter positif identik digambarkan suka menolong, rajin, sopan, dan jujur, sedangkan tokoh hewan berkarakter negatif suka mencuri, culas, hingga sombong. 6. Contoh cerita fabel tentang Cici dan Serigala Cici dan Serigala. Sore itu tiga kelinci kecil, Cici, Pusi, dan Upi bermain bersama di hutan. Ceritaini mengingatkan agar manusia tidak berbuat serakah. Sebab, hal tersebut akan mendatangkan keburukan bagi kehidupan dan berbuat baik lah kepada sesama. 4. Cerita Fabel Hewan Singkat Asal Mula Kambing Gunung. Suatu ketika, hidup sekelompok kambing. Mereka berkumpul dengan tenang tanpa ada gangguan apapun. Apaitu Cerita Fabel? sumber: Freepik. Cerita Fabel adalah salah satu dongen yang menampilan hewan atau binatang sebagai tokoh utamanya. Binatang-binatang yang menjadi tokoh di dalam cerita dimana mereka bisa berbicara, berpikir, bersikap, berperasaan dan berinteraksi layaknya seperti seorang manusia. Ada beberapa unsur dari fabel yang harus . Quipperian, apakah kamu tahu apa itu fabel? Fabel adalah cerita yang berisi pesan moral dengan binatang yang jadi tokoh utamanya. Kalau kamu pernah dengar dongeng Kura-Kura dan Kelinci, nah, itu adalah salah satu contoh fabel. Supaya kamu bisa punya gambaran yang lebih detail mengenai fabel, berikut ini Quipper Blog kumpulan cerita fabel panjang dengan struktur dan pesan moralnya. Penasaran? Yuk, simak bersama! Cerita Fabel Panjang 4 Tokoh Nah, kumpulan cerita fabel panjang yang pertama ini terdiri dari empat tokoh, Quipperian. Ada keledai tua, anjing, kucing, dan ayam jantan. Seperti apa kisahnya? Kisah Perjalanan Persahabatan Empat Sekawan Suatu hari, ada seekor keledai tua yang sudah dibuang oleh majikannya. Keledai itu pun berjalan seorang diri untuk menuju ke kota. Keledai memutuskan untuk menjadi pemain musik saja di kota. Setelah jalan beberapa saat, si keledai melihat seekor anjing tua pemburu yang sedang sedih berbaring di pinggir jalan bagian orientasi. Keledai pun bertanya, apa yang membuatmu bersedih temanku?” “Aku sudah tua dan tak bisa berburu lagi. Majikanku memukulku setiap harinya. Hingga akhirnya aku melarikan diri dan berbaring di sini. Saat ini aku hanya berharap agar ada yang memberiku makan,” kata anjing itu murung bagian konflik. Bagian resolusi Keledai pun berpikir untuk mengajak anjing ke kota, “Bagaimana kalau kau ikut aku bermain musik di kota? Kau bisa memainkan drum sementara aku memainkan kecapi.” Karena senang, anjing itu pun langsung mengangguk dan menerimanya. Akhirnya, kedua binatang itu berjalan dengan berjajar. Bagian konflik Tak lama kemudian, mereka bertemu dengan seekor kucing yang terduduk di pinggir jalan. Kucing itu pun juga terlihat sedih dan keledai pun bertanya padanya mengapa ia terlihat murung. “Aku sudah terlalu tua untuk menangkap tikur sehingga aku lebih suka duduk dan tidur. Tetapi, majikanku ingin menenggelamkanku. Untuk itulah aku segera kabur ke sini,” jawab kucing. Mendengar kisah sedih si kucing, keledai pun mengajaknya ikut bermain musik di kota. Setelah sejenak berpikir akhirnya si kucing menyetujuinya. Mereka bertiga akhirnya bersama-sama berjalan lagi menuju kota bagian resolusi. Bagian konflik Namun, tak lama kemudian mereka berjumpa dengan seekor ayam jantan yang sedang berkokok. Dilihatnya bahwa ayam jantan itu sedang ketakutan. Rupanya ia ingin disembelih dan dijadikan hidangan. Sama dengan sebelumnya, keledai pun mengajaknya untuk ikut bermain musik di kota bagian resolusi. Ayam jantan yang nyaring itu bisa menjadi penyanyi. Lalu, tanpa berpikir panjang ayam itu segera mengiyakan tawaran tersebut. Si keledai yang tadinya hanya sendirian, sekarang sudah berteman dengan tiga temannya yang senasib. Di dalam perjalanan mereka berempat saling bertukar cerita dan berkeluh kesah. Lambat laun, mereka berempat jadi sangat akrab. Hingga tak terasa hari sudah larut malam dan mereka sekarang sudah tiba di hutan. Setelah melewati hutan itu, barulah mereka bisa sampai ke kota. Bagian konflik Namun, karena si kucing kelelahan akhirnya empat sekawan itu memutuskan untuk tidur di hutan. Saat mencoba memejamkan mata, tiba-tiba si ayam yang bertengger di pepohonan melihat seberkas cahaya di kejauhan. Setelah diamati, rupanya cahaya itu datang dari suatu rumah. Dia langsung melaporkan apa yang dia lihat kepada teman-temannya. Mendengar hal tersebut, keempat binatang itu memutuskan untuk mendekati rumah itu. Mereka sangat berharap bisa istirahat di sana atau bahkan mendapatkan makanan. Sesampainya mereka di rumah itu, terlebih dahulu mereka mengintip lewat jendela. Ternyata, di dalamnya ada sekelompok orang dan banyak sekali makanan. Si kucing yang sedang kelaparan, ingin sekali makan makanan itu. “Perutku sudah sangat keroncongan. Ayolah kita cepat masuk ke dalam,” pinta si kucing. Keledai pun menjawab, “Jangan terburu-buru, kita lihat dulu bagaimana suasana di dalam. Sepertinya gerombolan itu adalah para perampok. Kalau sampai ketahuan, kita pasti akan dibunuh dan dimakan oleh mereka.” “Kita harus mencari cara agar bisa masuk tanpa tertangkap mereka,” kata anjing. Bagian resolusi Setelah mereka berempat berpikir, akhirnya mereka menemukan ide cemerlang. Saat keledai memberi aba-aba, anjing langsung lompat ke punggungnya. Kemudian, kucing memanjat ke punggung anjing lalu disusul ayam jantan yang terbang dan hinggap ke kepala kucing. Ketika mereka siap, keledai meringkik disusul oleh gonggongan anjing, ngeong kucing, dan kokok si ayam jantan yang sangat keras. Para perampok yang berada di dalam rumah itu merasa ketakutan karena mendengar suara yang aneh itu. Mereka takut jika ada hewan buas yang mendekati mereka. Akhirnya, mereka segera lari keluar menuju pintu. Karena ketakutannya, mereka saling dorong satu sama lain dan berebut untuk bisa keluar dari pintu lebih dulu. Mereka terus berlari ke dalam hutan, menjauhi rumah. Setelah suasana terlihat aman, keempat binatang tadi segera masuk menuju ke rumah. Dengan gembiranya mereka menyantap semua hidangan yang ada. Karena kekenyangan, akhirnya mereka mengantuk. Apalagi, mereka sudah berjalan sangat jauh, sehingga mereka kelelahan dan tertidur pulas. Setelah itu, mereka berempat pun memutuskan untuk tinggal di rumah itu bagian koda. Mereka menghabiskan hari demi hari dengan bahagia dan mereka memutuskan untuk tidak ke kota dan bermain musik. Ternyata, mereka merasa lebih bahagia dan nyaman hidup bersama bagian koda. Pesan moral Masalah bisa diatasi bersama seberat apapun itu. Pasti ada jalan keluarnya. Baca Juga Kumpulan Cerita Fabel Singkat Beserta Pesan Moralnya Cerita Fabel Panjang Tentang Persahabatan Kumpulan cerita fabel panjang selanjutnya ialah tentang persahabatan. Dua tokoh utama dalam contoh cerita di bawah ini ialah rubah dan kuda. Yuk, langsung saja baca ceritanya, guys! Persahabatan Rubah dan Kuda Bagian orientasi Suatu hari, ada seorang petani yang memiliki seekor kuda yang sudah tua. Di masa mudanya, kuda tersebut banyak membantu si petani. Namun, karena saat ini si kuda sudah tua, ia hanya bisa merepotkan si petani. “Pergilah dan jangan kembali jika kau tidak lebih kuat daripada singa,” kata petani. Kuda pun pergi dengan merasa sedih, hingga akhirnya ia bertemu seekor rubah di hutan. Si rubah pun menanyakan pada kuda mengapa dia terlihat sangat sedih. Bagian konflik “Aku diusir oleh tuanku. Padahal waktu muda dulu, aku bekerja keras untuknya. Dia mau menerimaku kembali jika aku bisa lebih kuat dari singa,” jawab kuda. Lalu kuda pun menjawab, Bagian resolusi “Jangan khawatir kuda karena aku akan menolongmu. Cobalah kamu berbaring di sini dan berpura-pura mati.” Kuda pun menuruti perkataan dari si rubah. Lalu, rubah menemui singa dan berkata, “Singa ada kuda mati di sana. Dagingnya pasti lezat untuk disantap.” Langsung, air liur singa menetas mendengar hal itu. Ia segera pergi ke tempat yang tadi diceritakan oleh si rubah. Setibanya mereka berdua di tempat itu, rubah pun berkata, “ Di sini sangatlah tidak nyaman untuk menyantap daging kuda ini. Sebaiknya bawalah ke sarangmu.” Bagian resolusi Lalu, rubah pun memerintahkan singa untuk berbaring dan mengikatkan ekor kuda ke badan singa sehingga dia bisa membawa daging kuda itu. Singa pun menyetujui hal itu, kemudian dia berbaring. Namun, rupanya rubah mengikatkan ekor kuda ke empat kaki si singa, sehingga singa tak bisa bergerak. Bagian resolusi “Kuda bangunlah dan bawa singa ini ke rumah tuanmu,” ucap rubah. Kuda pun segera berdiri dan menyeret si singa ke rumah tuannya. Singa hanya bisa marah meraung-raung selama perjalanan. Lalu, saat tiba di rumah tuannya kuda pun berkata, “Tuan, inilah singa. Lihatlah aku bisa mengalahkannya. Ini menunjukkan kalau aku lebih kuat dari singa.” Melihat hal itu, petani langsung merasa kasihan pada kuda dan akhirnya menerimanya kembali bagian koda. Akhirnya, mereka hidup bahagia selamanya. Pesan moral Jangan berputus asa terhadap suatu masalah karena pasti ada jalan keluarnya. Itulah tadi kumpulan cerita fabel panjang dengan struktur dan pesan moralnya. Semoga cerita fabel tadi bisa menginspirasi kamu. Meskipun ceritanya panjang, tapi tetap menarik, kan, untuk dibaca? Nah, Quipperian, kamu juga bisa lho mendengarkan banyak cerita fabel ini dengan bergabung Quipper Video secara gratis. Belajar jadi enggak membosankan dan terasa lebih menyenangkan. Buruan subscribe, ya! Jakarta - Dongeng yang menampilkan hewan-hewan sebagai tokoh utamanya disebut cerita fabel. Dalam cerita fabel, karakter hewan itu bisa berperilaku layaknya manusia, seperti berbicara, makan, minum, dan Indonesia sendiri ada banyak cerita fabel yang berkembang. Bahkan, cerita-cerita tersebut bersifat mendidik karena memiliki pesan moral yang mendalam karena mengandung ajaran hidup bagi daftar cerita fabel dan pesan moralnya1. Cerita Fabel Pendek Si Kancil Di sebuah hutan, tinggalah seekor kancil yang dikenal akan kecerdikannya. Bahkan ia disukai oleh banyak hewan lainnya karena sifatnya yang ramah dan juga suatu hari kancil pergi ke pinggir sungai. Ia berniat untuk menyebrang dan memakan buah-buahan yang terdapat di sisi saja, di dalam sungai tersebut ada banyak buaya yang siap untuk memangsa si Kancil. Dengan kecerdikannya, si Kancil berbohong dengan mengaku mendapatkan perintah dari raja untuk memberikan daging segar kepada para dari itu, ia harus menghitung jumlah buaya yang terdapat di sungai. Si Kancil meminta agar para buaya berjejer membentuk jembatan hingga ke seberang pun mulai menghitung dengan meloncat di atas setiap buaya yang telah berjejer. Si Kancil pun sampai di seberang sungai dengan itu, para buaya mengaku marah karena telah dibohongi oleh si Kancil. Pesan moral yang bisa dipetik adalah jangan menggunakan kecerdikan untuk berbohong karena akan menambah banyak Dongeng Balas Budi Seekor SemutSuatu hari ada seekor semut yang jatuh ke dalam aliran sungai. Ia pun meminta pertolongan. Melihat kejadian itu, seekor merpati segera membawa sehelai daun dan pun selamat dari kecelakaan yang terjadi. Beberapa waktu kemudian, semut melihat seorang pemburu yang tengah menargetkan merpati untuk hal itu, semut berusaha menolong dengan menggigit kaki sang pemburu. Alhasil, pemburu kesakitan dan salah membidik moral yang bisa didapat dari cerita ini adalah jangan lupa membalas kebaikan orang yang telah menolong kita. Banyak lakukan kebaikan untuk Anjing SerakahAda seekor anjing yang baru saja mencuri sepotong daging. Ia pun berusaha berlari menghindari kejaran pemilik daging menuju ke sebuah berada di atas jembatan sungai ia melihat ada anjing di bawah yang tengah membawa sepotong daging juga. Ia pun mulai berpikir untuk mencuri daging milik anjing yang berada di bawah dengan begitu ia bisa mendapatkan 2 menggonggong dan menyerang anjing yang lain tersebut, sepotong daging di mulutnya terlepas dan jatuh ke dalam air. Si Anjing pun menyadari bahwa yang ia anggap sebagai musuh adalah bayangannya sendiri di permukaan ini mengingatkan agar manusia tidak berbuat serakah. Sebab, hal tersebut akan mendatangkan keburukan bagi kehidupan dan berbuat baik lah kepada Cerita Fabel Hewan Singkat Asal Mula Kambing GunungSuatu ketika, hidup sekelompok kambing. Mereka berkumpul dengan tenang tanpa ada gangguan apapun. Namun, tiba-tiba ada seekor serigala datang dan ingin memangsa menjadi gelisah akan kehadiran dari serigala. Mereka takut serigala muncul dan menerkam mereka secara tiba-tiba. Akhirnya, kambing tertua mencari akal untuk pindah tempat kambing pun memutuskan untuk pindah ke sebuah tebing batu yang tinggi. Mereka mulai memanjat dan terjatuh demi mencapai puncak gunung kerja kerasnya akhirnya mereka semua berhasil mencapai puncak gunung dan hidup bahagia tanpa gangguan serigala. Kisah ini mengingatkan bahwa ada banyak perjuangan yang perlu dilakukan untuk mencapai sebuah Anak Kambing yang CerdikSeekor anak kambing tinggal bersama ibunya di dalam hutan. Suatu hari, ibu kambing mau pergi ke suatu tempat dan berpesan kepada sang anak agar tidak membukakan pintu kepada siapa ibu pun mengajari sebuah lagu yang bilamana dinyanyikan sebagai pertanda bahwa itu adalah sang ibu. Namun ternyata seekor serigala ikut mendengarkan nyanyian ibu kambing pergi, serigala datang dan bernyanyi di depan pintu. Mendengar nyanyian itu, anak kambing menjadi ragu karena suaranya berbeda dan sang ibu baru saja ia berpikir untuk memastikan lagi dengan mengintip lewat celah di bawah pintu. Hasilnya, ia mengetahui bahwa yang bernyanyi adalah sang kambing berteriak dan serigala pun kabur. Cerita fabel di atas mengajarkan kita agar tidak mudah percaya begitu saja. Perlu ada cek dan ricek untuk memastikan kebenarannya. Simak Video "Bukan Pertama Kalinya Rumah Jessica Iskandar Dihantui Penampakan" [GambasVideo 20detik] pay/pal Jakarta - Cerita fabel adalah cerita yang menggambarkan watak dan budi manusia lewat tokoh hewan. Cerita ini umumnya merupakan salah satu dongeng yang menarik perhatian fabel secara etimologis berasal dari bahasa Latin fabulat yang berarti cerita tentang kehidupan hewan dengan perilaku menyerupai manusia. Tokoh fabel bisa punya perilaku baik, jujur, sopan, pintar. Namun, ada juga yang berperilaku tidak baik seperti sombong, licik, penipu, dan masuk ke dalam kategori cerita fiksi yang isinya kaya makna dan pendidikan moral untuk pembelajaran anak-anak. Beberapa contoh cerita fabel yang mungkin kalian ingat yaitu seperti "Si Kancil", "Tiga Babi Kecil", atau "Monyet yang Rakus".Apa tujuan dongeng fabel untuk anak? Selain keunikan karakter, fabel menjadi cara efektif mengajari anak akan nilai-nilai kehidupan. Daya imajinasi anak pun meningkat sejalan dengan alur cerita fabel yang ini ciri-ciri cerita fabelTokoh utama cerita diperankan binatangSetiap tokoh berperilaku layaknya manusia yang dapat berbicara dan berpikirAlur cerita sederhana dan biasanya pendekCerita menggambarkan karakter, moral manusia, dan kritik perihal kehidupanRangkaian peristiwa memiliki hubungan sebab-akibat dengan alur maju untuk mencapai puncak maupun akhir ceritaLatar cerita berada di lingkungan alam, misalnya hutan, sungai, gunung, dan lainnyaBahasa cerita menggunakan kalimat naratif, terdapat dialog langsung antar tokoh dan menggunakan kata sehari-hariPesan moral bisa disampaikan secara eksplisit maupun tersiratContoh Cerita Fabel Singkat dan Pesan MoralnyaContoh 1 - Kuda Berkulit HarimauBerikut contoh cerita fabel tentang kejujuran seperti dikutip dari RuangguruSuatu hari, seekor kuda sedang berjalan dari ladang gandum menuju ke hutan yang rindang. Kuda itu baru saja memakan gandum yang ada di ladang dan merasa puas dan kenyang. Dia tampak gembira karena tidak ada petani gandum yang menjaga tengah perjalanan, Kuda melihat sesuatu."Itu seperti kulit Harimau," gumam penasaran, dia mendekati benda itu. Ternyata benar, yang dilihatnya adalah kulit Harimau yang tak sengaja ditinggalkan para pemburu Harimau. "Wah, kebetulan sekali, kulit Harimau ini sangat pas di tubuhku. Apa yang akan kulakukan dengannya, ya?" kata Kuda ketika mencoba kulit Harimau pikiran jahilnya, Kuda berniat untuk menakuti binatang-binatang hutan yang melintas."Aku harus segera bersembunyi. Tempat itu harus gelap dan sering dilalui oleh binatang hutan. Di mana ya?" tanya Kuda dalam hati sambil mencari tempat yang Kuda bersembunyi di semak-semak yang gelap dengan mengenakan kulit Harimau temuannya. Tak lama kemudian, beberapa Domba gunung berjalan melewati Kuda. Domba-domba itu jadi sasaran empuk pertama dari kejahilan Domba melewatinya, Kuda meloncat ke arah mereka dan membuat kaget Domba-domba itu sampai kalang-kabut melarikan diri. Mereka takut melihat kulit Harimau yang dikenakan Kuda itu."Tolong, ada Harimau! Lari, cepat lari!" teriak salah satu Domba. Kuda itu malah tertawa terbahak-bahak melihat Domba pontang-panting hewan berhasil dikelabui oleh kulit Harimau yang dikenakan Kuda. Namun, seekor Kucing Hutan berlari sambil membawa seekor Tikus di mulutnya. Kucing itu tidak melewati semak-semak. Dia duduk menyantap Tikus yang ia tangkap di dekat pohon besar."Ah, ternyata Kucing itu tidak melewati semak-semak ini. Aku akan membuatnya kaget di sana," kata Kuda itu dalam pun keluar dari semak-semak dan berjalan dengan hati-hati mendekati Kucing Hutan. Saat jaraknya sudah sangat dekat dengan Kucing Hutan, Kuda itu mengaum mengikuti suara seekor Harimau. Tanpa sadar Kuda itu bukannya mengaum, melainkan meringkik khas suara suara itu, Kucing Hutan menoleh ke belakang dan melihat seekor Kuda berkulit Harimau. Sesaat, Kucing Hutan itu siap-siap mengambil langkah seribu, tetapi ia malah tertawa terbahak-bahak."Saat aku melihatmu memakai kulit Harimau itu, aku hampir berlari ketakutan, tapi rupanya suaramu itu ringkikan Kuda, jadi aku tidak takut, hahaha!"Kucing Hutan itu juga berkata kepada Kuda bahwa sampai kapanpun, suara ringkikan tidak akan bisa berubah jadi Moral Sepandai-pandainya orang berpura-pura, suatu saat pasti akan terbongkar juga jati dirinya. Daripada berpura-pura, lebih baik menanamkan sifat jujur karena kejujuran merupakan sikap positif yang utama dalam 2 - Balas Budi Seekor SemutSuatu hari di derasnya aliran sungai, terlihat seekor semut yang tak sengaja jatuh terpeleset ke dalamnya. Semut berteriak sekencang mungkin dan meminta pertolongan. Dari kejauhan, seekor burung merpati yang melintas melihat kejadian itu dan terbang menghampiri menghampirinya sambil membawa sehelai daun untuk menolong semut keluar dari derasnya air sungai. Semut pun selamat dari kecelakaan yang lama, semut melihat seorang pemburu yang sedang mengarahkan target tembakannya ke burung merpati. Melihat hal tersebut, semut mencari cara agar sang pemburu gagal untuk menembaknya. Akhirnya semut menggigit kaki sang pemburu hingga membuatnya kesakitan dan salah membidik Moral Jangan lupakan kebaikan seseorang ke kita dengan membalas kebaikan orang tersebut di lain waktu. Saling menolong dan berbuatlah kebaikan untuk lingkungan 3 - Keserakahan Seekor AnjingSeekor Anjing terlihat sedang mencuri sepotong daging. Setelah berhasil, ia berlari secepat mungkin menghindari kejaran pemilik daging tersebut dan mengarah ke sebuah melewati jembatan di sungai, Anjing itu melihat di bawah ada Anjing lain yang membawa sepotong daging juga, sama sepertinya. Ia berpikir untuk mencuri daging milik Anjing lain yang berada di bawah jembatan agar mendapat 2 potong itu menggonggong dan menyerang Anjing lain hingga potongan daging miliknya terlepas dari gigitan dan jatuh ke dalam air. Ia pun menyadari, Anjing lain yang ia lihat sebagai musuh adalah bayangan dirinya sendiri di permukaan air Moral Keserakahan mendatangkan keburukan dan merugikan diri sendiri, maka berbuatlah baik terhadap atau mendengar cerita fabel singkat dapat meningkatkan pemahaman dan menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan bagi anak-anak. Coba buat sendiri yuk, detikers! Simak Video "Momen Jackson Wang Minta Belajar Bahasa Indonesia di Panggung HITC 2022" [GambasVideo 20detik] twu/twu – Cerita fabel pastinya sudah sering anda dengar terutama pada saat masih kecil dulu karena cerita ini memang sangat digemari oleh anak – anak. Nah, apa sih cerita fable itu? Yuk, langsung saja simak ulasannya di bawah ini! Pengertian Fabel adalah suatu cerita fiksi atau pun khayalan sama seperti cerita pada umumnya, namun yang membedakannya dengan cerita yang lain adalah tokoh pemeran dalam cerita ini merupakan hewan atau binatang yang memiliki sifat, watak dan perilaku layaknya manusia, seperti pintar, licik, jahat dan juga baik hati. Tujuan dari cerita fabel ini sendiri adalah untuk menyampaikan suatu pesan moral atau nasihat yang digunakan untuk mendidik anak – anak. Salah satu contoh cerita fabel yang cukup terkenal dari Indonesia adalah Si Kancil. Pastinya anda pernah membaca atau pun mendengar mengenai kisah Si Kancil yang cerdik dan pintar ini bukan. Ciri-Ciri Cerita Fabel Ciri-Ciri Cerita Fabel 1. Tokoh dan karakternya adalah binatang. 2. Tema cerita menggunakan isu atau hubungan sosial. 3. Watak digambarkan layaknya watak atau sifat manusia seperti baik hati, bijaksana, culas dan lain sebagainya. 4. Tokoh hewan yang berperan juga digambarkan seolah bisa berbicara, berpikir dan juga bertingkah laku layaknya manusia. 5. Menggunakan sudut pandang orang ketiga. 6. Menggunakan alur maju. 7. Konflik mencakup semua permasalahan antara binatang dan dunianya namun dibuat hampir sama dengan kehidupan manusia. 8. Menggunakan latar lengkap seperti latar tempat, waktu, sosial dan emosi. 9. Gaya bahasa yang digunakan memiliki sifat naratif yang mengandung kalimat langsung dan menggunakan bahasa informal dengan gaya sehari – hari. 10. Mengandung amanat dan pesan di akhir cerita. Struktur Teks Cerita Fabel Berikut ini adalah struktur teks yang terdapat pada cerita fabel 1. Orientasi Adalah tahap awal yang memiliki isi pengenalan tokoh, latar belakang tempat atau pun waktu. 2. Komplikasi Adalah klimaks atau puncak dari sebuah permasalahan yang dialami oleh tokoh, di sinilah konflik yang terjadi antara pemeran baik dan jahat mulai disuguhkan. 3. Resolusi Adalah bagian yang memiliki isi pemecahan dari masalah yang dialami oleh tokoh utama dan masalah biasanya akan diselesaikan menggunakan cara yang unik dan kreatif. 4. Koda Adalah bagian paling akhir yang memiliki isi mengenai perubahan yang terjadi terhadap tokoh dan pelajaran yang bisa dipetik dari cerita tersebut. Unsur Unsur Cerita Fabel Tema merupakan idea tau gagasan inti dari sebuah cerita, tema ini sendiri ditemukan dari kalimat kunci yang akan diungkapkan oleh tokoh atau pun penyimpulan keseluruhan peristiwa sebab akibat yang ada pada cerita tersebut. Latar meliputi latar tempat, waktu emosional atau pun sosial. Tokoh pelaku yang terlibat di dalam cerita ini merupakan binatang yang memiliki karakter seperti manusia ada tokoh protagonist, antagonis, tokoh utama dan tokoh pembantu. Watak sifat – sifat yang digambarkan oleh tokoh cerita yang mirip dari manusia pada umumnya. Konflik di dalam cerita ini juga ada permasalahan yang harus diselesaikan atau dipecahkan. Amanat terdapat pesan atau nasihat yang ada di dalam cerita. Cara penceritaan menggunakan sudut pandang orang ketika. Tujuan menghibur, menginspirasi dan memberikan nasihat bijak. Alur menggunakan laur maju. Pesan penulis ingin menyampaikan pesan bagi pembaca dan pesan ini merupakan pesan yang mendidik. Contoh Cerita Fabel Judul Belalang yang Malas dan Sombong Suatu hari semut sedang berjalan bersama dengan kawanannya dengan membawa berbagai macam makanan untuk dibawa ke sarang mereka. Karena tinggal beberapa bulan lagi musim kemarau. Jadi semut harus mengumpulkan bahan makanan sebagai bekal menghadapi musim kemarau. Di tengah perjalanan semut melihat belalang yang sedang bersantai. Semut pun menghampiri belalang dan mengajaknya untuk bersama mengumpulkan makanan. Tapi belalang yang sedang bersantai menolak ajakan semut lalu dirinya pun tidur siang. Tak mau sia-sia, semut pun kembali ke pekerjaannya. Belalang menganggap dirinya tak perlu mengumpulkan makanan dengan susah payah, sebab alam sudah memberikan banyak makanan dan dia tinggal mengambilnya saja. Namun beberapa bulan kemudian, saat musim kemarau datang, belalang pun tidak menemukan makanan. Sungai mengering sehingga dia tidak bisa minum dan daun pun berguguran sehingga dia tidak bisa makan. Di saat belalang sedang kelaparan hingga menuju ke akhir hayatnya, sekawanan semut yang ada di dalam sarang mereka sedang hidup dengan nyaman. Karena di sarang mereka terdapat banyak sekali makanan dan minuman yang bisa mereka santap selama masa kemarau. Pesan yang bisa didapatkan dari cerita di atas adalah, meski alam sudah memberikan kita banyak hal tapi kita tidak boleh sombong dan malas. Kita harus tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan kita. Sebab alam tidak bisa diprediksi, maka jangan pernah menjadi orang malas apalagi menjadi orang yang sombong seperti belalang. Kita harus meniru sikap dari semut yang rajin, peka terhadap lingkungan dan suka bergotong royong demi mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Demikian pembahasan kali ini mengenai cerita fabel, cobalah untuk membuat cerita fabel versi kamu dengan menggunakan binatang di sekeliling sebagai tokohnya. Artikel Lainnya Turunan Trigonometri – Pengertian, Rumus Beserta Contoh Soal Majas Lilotes – Pengertian, Tujuan Dan Contoh Kalimatnya Cerita Fantasi Jenis dan Strukturnya

cerita fabel 6 tokoh hewan