LaporanWartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun. TRIBUN-VIDEO.COM - Masyarakat yang ramai-ramai mendatangai kantor Wali Kota Sorong, Papua Barat, akhirnya bisa bertemu dengan Wali Kota Lambert Jitmau, Kamis (23/9/2021).. Diketahui, warga menggeruduk kantor Wali Kota Sorong lantaran nama mereka tak terakomodir dalam daftar penerima bantuan tangan kasih dari Provinsi Papua Barat.
TRIBUNPAPUABARATCOM, SORONG - Sejumlah warga yang kecewa lantaran namanya tak terakomodir dalam daftar penerima bantuan tangan kasih, kembali geruduk Kantor Wali Kota Sorong, Papua Barat. Salah
PemerintahKota (Pemkot) Surabaya mempublikasikan data daftar penerima bantuan Covid-19 di papan pengumuman kantor Kecamatan dan Kelurahan. M. Fikser Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya mengatakan, dengan dipublikasikannya daftar penerima bantuan ini, diharapkan masyarakat dapat mengetahui siapa saja dan kategori bantuan apa yang diterima.
MoUpenyaluran bantuan tunai program tangan kasih Pemprov Papua Barat dengan BNI, Mandiri, dan BRI, 23 Juli 2020. 32.317 warga Papua Barat yang terdampak Covid-19 akibat pasca kerja atau dirumahkan mendapat bantuan tunai pasca kerja melalui Program Tangan Kasih Pemprov Papua Barat.
TRIBUNKALTIMCO - Sudah cair, daftar nama penerima Bantuan UMKM 2022, cek BLT lewat login link https // atau eform bri co id /bpum pakai ktp. Wakil Wali Kota Palu Pesan
AdrianaSawerdani (54), seorang warga Kota Sorong mengaku, semua daftar nama yang menerima bantuan sudah masuk di Dinas. "Yang sudah mendaftarkan nama, untuk mendapatkan bantuan tangan kasih tahap
. – BPJS Ketenagakerjaan, Papua Barat, kembali menyalurkan bantuan tangan kasih bagi eks karyawan di Kabupaten Sorong, Jumat, 17 September 2021. Bantuan kedua kalinya ini diberikan kepada 8000 penerima yang disalurkan lewat rekening. Masing-masing penerima mendapat bantuan tangan kasih sebesar 42 Juta Rupiah. Diharapkan bantuan tersebut bisa memberikan meringankan ekonomi keluarga ditengah pandemi Covid-19. Bantuan tangan kasih ini juga dapat dimanfaatkan untuk biaya pendidikan anak-anak dan menunjang keberlangsungan hidup rumah tangga. Bantuan diberikan secara simbolis dan di saksikan oleh Bupati Johny Kamuru dan Sekda serta Kepala OPD di Lingkup Pemkab Sorong. – Tim Liputan Papua Channel –
Matapapua – Sorong Penyaluran Bapok dan Tangan Kasih melalui lembaga keagamaan di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong, untuk tahap I dari III tahap yang direncanakan akan disalurkan di tahun 2021, langsung di salurkan secara simbolis oleh Gubernur Papua Barat bertempat di Hotel Swiss Bell, Jumat 21/5. Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, mengatakan penyaluran dilakukan secara simbolis berupa bantuan bahan pokok dan Tangan Kasih tahap I dari III tahap tahun 2021 untuk Kota Sorong dan Kabupaten Sorong di Kota Sorong, penyaluran bantuan Bapok dan Tangan Kasih Tahap I Sorong dan Kabupaten Sorong melalui lembaga keagamaan nilai keseluruhan yakni Untuk Kota Sorong dan Kabupaten Sorong ” Umat Kristen Protestan di Kota Sorong dapat bantuan bapok paket, Islam paket, Katolik paket, Hindu 239 paket, dan Budha 224 paket. Di Kabupaten Sorong umat Kristen Protestan dapat paket, Islam paket, Katolik paket, Hindu 224 paket, dan Budha 50 paket ” kata Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan Untuk program bantuan tunai Tangan Kasih Pemprov Papua Barat 2021 total ada penerima se Papua Barat, termasuk 5000 penerima di Kota Sorong dan 3000 penerima di Kabupaten Sorong. ” Penyaluran Bantuan Bapok dan Tangan Kasih Tahap I Kota Sorong dan Kabupaten Sorong masing-masing mendapatkan Rp300 ribu setiap bulan untuk tiga bulan dengan total Rp900 ribu. Bantuan ini diperuntukkan bagi pekerja formal, informal, penyandang disabilitas, dan para pekerja lintas agama dan bagi yang meninggal dunia diakibatkan kecelakaan dalam bekerja akan di cover oleh BPJAMSOSTEK ” tambahnya. Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Papua Barat Sunardy Syahid mengatakan penyerahan hari ini diberikan kepada 6 peserta BPJAMSOSTEK, terdiri dari 3 bantuan Tangan Kasih yang meninggal di tahun 2021 1 peserta bukan penerima upah seperti pekerja informal yang mendaftar secara mandiri kemudian 2 dari perusahaan, dan satu diantaranya mendapatkan beasiswa. ” Untuk bantuan tangan kasih yang 3 itu masing masing kemudian yang pekerja informal juga meninggal biasa kemudian yang untuk beasiswa kemudian ada yang mengikuti program Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun di bayarkan ” kata Kepala Cabang BPJAMSOSTEK Sunardy Syahid. ” Jadi yang di daftarkan itu adalah terdaftar bagi pekerja baik formal dan informal tapi lebih banyak ke informal, saat ini yang sudah terdaftar sebanyak 45000 se-Papua Barat rencana akan di daftarkan lagi sekitar 36000 peserta baru di tahun 2021″ tambahnya. Kegiatan diwarnai penyerahan santunan pada para ahli waris penerima bantuan Tangan Kasih yang tercover asuransi kematian oleh BPJAMSOSTEK.
Asisten Manager Pemasaran Dana BRI Cabang Sorong Ira Sri K. Puarada, Kamis 10/2/2022 di Sorong mengatakan, dana Bantuan Tangan Kasih sebesar berasal dari Provinsi Papua Barat tahun 2021. Yang ditujukan kepada 6 ribu orang penerimanya di kota Sorong telah selesai didistribusikan tanpa masalah. Menurut Ira Puarada, dana senilai Rp20 miliar lebih itu berasal dari Dinas Tenaga Kerja Papua Barat. Kronologisnya, BRI Sorong dipercayakan untuk mendistribusikan dana itu kepada 6 ribu warga di kota Sorong. Terkait warga yang diakomodir sebagai penerima bantuan tangan kasih tersebut sudah ada kriterianya. Baca Juga Kanwil Jayapura Akan Sebarkan Agen BRIlink Dari Perkotaan Hingga Pelosok Papua Dan Papua Barat “Maka yang berhak menerimanya, itu berdasarkan Nomor Induk Kependudukan NIK dari Kemendagri. Jadi tak boleh nama yang muncul double atau dua orang memiliki nama yang sama sebagai penerima bantuan sosial tangan kasih ini,”katanya. Jadi, lanjut Ira, pihaknya sudah secara detail menjelaskan kepada calon penerima bantuan bahwa BRI tak mempersulit warga. Namun para calon penerima itu ternyata banyak yang memiliki double nama. Baca Juga PWI Sorong Raya Rayakan HPN Sederhana “Misalnya Yacob Wanane ini ada lebih dari satu orang. Ini menjadi masalah karena ketika nama bersangkutan dicari pada data terintegrasi BRI-Kemendagri tak muncul NIK-nya,”katanya. Nah kemungkinan dari dinas terkait tidak memverifikasi dari awal data kependudukan yang terintegrasi antara BRI dan Kementerian Dalam Negeri Kemendagri tersebut. “Jadi pada saat membuka rekening baru itu kita hanya input NIK saja. Nah nanti data personel orang itu muncul berdasarkan dokumen Kemendagri. Kalau tidak cocok, maka BRI tidak akan membuka rekening untuk memasukan dana si calon penerima itu,”katanya. Baca Juga Peduli Kesehatan Balita, Ketua Korcab XIV DJA III Berikan Vitamin A Karena nama warga yang merasa diri penerima tapi tak ada NIK dari Kemendagri itu. Lalu mendatangi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Yang membuat masyarakat kecewa mungkin karena petugas Dinas Tenaga Kerja tak berada di tempat untuk melayani warga dengan keluhan tersebut.
Pemerintah Provinsi Pemprov Papua Barat menepis kabar tidak berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Sorong terkait penerima dan penyaluran program bantuan tunai Tangan Kasih. Pasalnya, siapa saja penerima bantuan tersebut sesuai data yang dimasukkan dinas tenaga kerja masing-masing pemerintah kabupaten/kota berdasarkan SK bupati atau walikota daerah bersangkutan. Ini ditegaskan Pemprov Papua Barat dalam keterangan pers yang dilansir Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Papua Barat, Frederik DJ Saidui, Selasa 02/02/2021. Keterangan pers itu merinci alur siapa saja yang berhak menerima bantuan sebesar Rp600 ribu per bulan selama sembilan bulan di 2020 tersebut, termasuk data penerima yang diusulkan instansi teknis masing-masing daerah. Khusus untuk Kota Sorong, daftar penerima bantuan untuk pekerja sektor informal dan formal terdampak Covid-19 itu didasarkan pada SK Walikota Sorong Nomor tertanggal 27 Juni 2020 dan Nomor tertanggal 22 Oktober 2020. Seperti diberitakan papuakini penyerahan Tangan Kasih oleh Pemprov Papua Barat, melalui lembaga-lembaga keagamaan, secara simbolis oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, disaksikan Walikota Sorong, Lambertus Jitmau di aula Samu Siret, 30 Juli 2020.dixie Post navigation
Laporan Wartawan Safwan Ashari Raharusun SORONG - Setelah geruduk Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Sorong beberapa jam, sejumlah masyarakat akhirnya temui Wali kota setempat,Lamber Jitmau. Iriyanti Patiran 33, Penjual Pinang di Sorong mengatakan, masyarakat yang datang ke Kantor Wali Kota hanya untuk mengetahui kejelasan data. Baca juga Latihan Soal dan Kunci SKD TKP CPNS 2021, Ada Skor di Setiap Jawaban "Padahal, kita semua sudah lengkapi berkas mukai dari kartu tanda penduduk KTP, kartu keluarga KK dan lainnya,"kata Patiran kepada sejumlah awak media, Kamis 23/9/2021. Saat menuju ke Bank, lanjut dia, malah diarahkan ke Dinas Tenaga Kerja Kota Sorong. "Akhirnya kita semua datang ke Kantor Wali Kota, karena di Dinas dari kemarin tidak ada kejelasan,"ujarnya. Baca juga Persiraja Waspada Hadapi Kebangkitan Persipura di Liga 1 2021, Tetap Optimis Raih Poin "Kita di sini ttidak pernah mendapatkan bantuan, baik dari Kota, Provinsi dan Pusat,"katanya. Dia berharap,pemerintah harus bisa memberikan kepastian dan memperhatikan masyarakat di Kota Sorong. Sementara itu, Wali Kota Sorong Lambert Jitmau menjelaskan bantuan tangan kasih hingga kini pihaknya belum mendapatkan petunjuk. "Bantuan ini bukan dari Gubernur, namun ini merupakan program nasional pusat,"ujarnya. Baca juga SA Habisi Anak Tirinya hingga Bayar Pembunuh, Keluarga Besar Syok Nggak Nyangka Bisa Begini "Kalau dari Presiden, jangan pakai atas nama siapa-siapa. Itu tidak boleh,"katanya. Lanjut dia, kalau dari Gubernur, maka harus ada regulasi yang jelas. "Gubernur bisa kasi bantuan kepada masyarakat, berarti saya bisa minta dari beliau. Tapi setahu saya bantuan tangan kasih dari Presiden,"ujarnya. Tetapi, kata Jitmau, pihaknya telah menandatangani undangan, untuk disebarkan ke penerima bantuan. Baca juga Ombudsman Papua Barat Sebut Ada Penyimpanan Nama Tak Layak Pada Tes CPNS Sorsel "Besok pagi semuanya sudah ke Bank untuk mencairkan uang di sana,"katanya. Hanya saja, ia meminta, jika ada yang sudah ada nama di bantuan lain, tak boleh dapat lagi menerima bantuan tangan kasih. "Jadi, kalau yang punya nama ada di Bank, besok pagi langsung ke sana,"tambah dia.*
daftar nama penerima bantuan tangan kasih kota sorong